Beranda / Uncategorized / TRAGEDI TANAH LONGSOR DI TAMBANG KOLTAN KIVU UTARA,LEBIH DARI 200 ORANG TEWAS

TRAGEDI TANAH LONGSOR DI TAMBANG KOLTAN KIVU UTARA,LEBIH DARI 200 ORANG TEWAS

Sumbawanesia.com — Internasional

Tragedi kemanusiaan terjadi di wilayah Kivu Utara, Republik Demokratik Kongo, setelah longsor besar menerjang area tambang coltan dan menewaskan lebih dari 200 orang. Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi usai hujan deras mengguyur kawasan tambang yang dikelola secara tradisional oleh warga setempat.Berdasarkan laporan Kompas.com melalui tayangan Kompas TV di YouTube, longsor menimbun para penambang yang tengah bekerja di lokasi. Korban tidak hanya berasal dari kalangan penambang, tetapi juga warga sekitar yang beraktivitas di area tambang, termasuk perempuan dan anak-anak.Seorang pejabat otoritas setempat menyebutkan bahwa jumlah korban sangat besar dan proses evakuasi berlangsung sulit akibat kondisi medan yang berat. “Lebih dari 200 orang menjadi korban dalam peristiwa longsor ini,” ujar pejabat tersebut sebagaimana dikutip Kompas TV.Lokasi tambang yang terdampak berada di kawasan Rubaya, salah satu daerah penghasil coltan terbesar di Kivu Utara. Aktivitas pertambangan di wilayah ini umumnya dilakukan secara manual dengan standar keselamatan yang minim, sehingga sangat rentan terhadap bencana alam, terutama saat musim hujan.Tim penyelamat bersama relawan terus melakukan pencarian terhadap korban yang diduga masih tertimbun material longsor. Namun, upaya tersebut terkendala oleh tanah yang labil dan peralatan yang terbatas. “Proses evakuasi masih terus dilakukan meski menghadapi banyak kendala,” kata sumber yang sama.Pemerintah setempat dilaporkan telah menghentikan sementara aktivitas penambangan di lokasi kejadian dan mengimbau warga untuk menjauh dari area rawan longsor. Tragedi ini kembali menyoroti persoalan keselamatan kerja di tambang rakyat yang masih menjadi sumber penghidupan utama bagi banyak warga di wilayah konflik tersebut.

sumber berita:Youtube Kompas.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *